-->



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Diduga Dibackup oleh oknum wartawan dan Oknum Polisi, Perjudian Mesin Ketangkasan di Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam 'Bebas Beroperasi'?




DELI SERDANG \||/ SUMATERA UTARA, WARTAONE.CO.ID — Aktivitas perjudian Mesin Ketangkasan (Tembak Ikan-ikan dan Piala) yang marak di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, yang saat dirazia diisukan sebagai 'Drama Penggerebekan' oleh petugas gabungan dari Polresta Deli Serdang (sabtu, 16/8), memang sempat diketahui tutup, namun dalam hitungan beberapa jam saja kemudian kembali buka dan beroperasi normal, ternyata diduga tidak berdiri sendiri.


Di balik meriahnya arena mesin game yang dikemas dalam permainan Ketangkasan, terselip praktik gelap Perjudian yang merasa Kebal Hukum karena disebut-sebut dibekingi oleh oknum wartawan berinisial Rsky dan bahkan kuat dugaan dibackup juga oleh oknum polisi.


Masyarakat setempat mulai resah. Judi yang semestinya dilarang, kini justru semakin subur dengan adanya 'beking' dari pihak-pihak berpengaruh. Aroma uang seakan menutup mata hati sebagian orang yang seharusnya menjaga marwah hukum dan profesi.




Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi rasa keadilan. Ketentraman masyarakat yang mestinya sarat nilai persatuan dan perjuangan, justru dinodai praktik judi dan pungutan liar. Sebagian warga menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap semangat bangsa.


Tokoh masyarakat merupakan Narasumber terpercaya mengingatkan, maraknya judi berpotensi memicu masalah sosial.


Kini publik menunggu langkah tegas aparat berwenang. Apakah dugaan keterlibatan oknum polisi dan wartawan ini benar-benar akan diusut tuntas, atau kembali menjadi cerita senyap yang hilang ditelan waktu?


Informasi tambahan yang diperoleh media menyebut, aktivitas judi Mesin Ketangkasan di Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu dan beroperasi hampir 24 jam setiap hari, hingga kini. (Red/Tim)



Leave A Reply