-->



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


JAKARTA, WARTAONE.CO.ID  — Kericuhan pecah saat demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Jumat (23/2). Peserta aksi terlibat adu mulut dan saling dorong dengan aparat kepolisian.


Kendaraan taktis water canon milik polisi mulai bergerak ke arah massa. Sementara orator masih menyuarakan tuntutan mereka.





Polisi membentangkan baliho peringatan pertama agar massa aksi membubarkan diri dengan tertib.


Massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia sempat melempar bangkai tikus dan botol air ke arah Kantor KPU.


Hal itu disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro yang turut mengamankan aksi ini.


“Dari kelompok yang kontra KPU. Tadi sempat beberapa saat melemparkan botol aqua juga bangkai tikus, ada tiga tadi,” ujar Susatyo saat ditemui di lokasi aksi, Jumat (23/2).


Susatyo menyebut pihaknya telah mengimbau massa aksi tersebut. Kemudian, massa aksi pun kembali tenang dan melanjutkan aksi unjuk rasanya.


Sementara itu, bangkai tikus dan botol air yang dilempar massa aksi itu telah dibersihkan oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).


Mereka membawa sejumlah tuntutan, di antaranya pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi); mengadili Komisioner KPU dan Bawaslu; laksanakan hak angket terkait pemilu curang; hingga diskualifikasi paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.


Gerakan Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia ini membawa ratusan massa aksi.


(***)

Leave A Reply