Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


LABUHAN BATU SELATAN \|/ SUMATERA UTARA, WARTAONE.CO.ID -  Perdagangan bahan bakar minyak (BBM) Bersubsidi illegal semakin marak di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan kelangkaan suplai ketersediaan nya di masyarakat.



Hal ini diberengi dengan Santer munculnya sejumlah nama pemain AD, JN, RM, AM dan MW menambah langkanya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi solar yang cenderung tak cukup dinikmati masyarakat melalui SPBU, yang semakin membuat masyarakat Geram semakin mengalami kesulitan ekonomi.


"Bukan rahasia lagi bang, mereka mengisi BBM bersubsidi menggunakan kendaraan dengan tangki minyak bahan bakar nya yang sudah di modifikasi dan bahkan ada yang menggunakan Baby Tank," sebut sumber yang tak ingin namanya ditulis media.


Sumber juga menjelaskan, pola pemain bahan bakar tersebut dengan cara pura-pura istirahat di SPBU setempat sambil menunggu waktu yang tepat.


"Biasanya mereka mengisi BBM jam 4 dini hari disaat sunyi," tambah sumber.


Sumber menambahkan, mereka sering bertukar lokasi SPBU guna mengatur langkah agar tak terdeteksi, dan pengisian dilakukan berulang-ulang setelah ditimbun di gudang mereka masing-masing.


Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi media, pihaknya kedepan akan memberi perhatian khusus untuk memantau informasi maraknya pemain mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi minyak solar atau minyak Pertalite di wilayah jajaran hukumnya.


"Ya ..hasil lidik dari luar juga demikian.. Akan tetap kami pantau.. kalau ada 'main' akan kami gasss," tutup Kapolres singkat dan tegas. (Red/Tim)

Leave A Reply