-->



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Pereli Senior Sumut Ijeck di Kejurnas Sprint Rally 2026, Akui Trak Gravel Lebih Menantang Ketimbang Aspal : Waspadai Keselamatan Audience


DELI SERDANG \||/ SUMATERA UTARA, WARTAONE.CO.ID — Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah ikut merasakan trak aspal pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran I, di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu 11 April 2026.


Bersama dengan navigator Hervian Soejono, Musa Rajekshah menurunkan kuda besi Skoda Fabia RS Rally 2, pada balapan ini.


Musa Rajekshah mengatakan, kendaraan yang ditungganginya mengalami sedikit kendala pada Sprint Rally ini, karena tidak diciptakan untuk trak aspal."Mobil kami tidak untuk jalan aspal untuk berlumpur dan berbeda suspensinya," sebut Musa Rajekshah. 



Akan tetapi, trak tersebut tidak menyulitkannya untuk melibas seluruh Special Stage (SS) pada balapan ini. 


Balapan ini juga sekaligus untuk persiapan dan pemanasannya jelang Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan.


"Kita akan tetap coba trak ini, sekaligus ini juga pemanasan untuk Kejurnas Rally di Kalimantan Selatan," katanya.


Pria yang karib disapa Ijeck ini mengakui, bahwa lintasan Gravel (tanah berbatu) lebih menantang, ketimbang aspal. Sebab, trak pada lintasan perkebunan tidak dapat ditebak dan membuat adrenalin semakin meningkat.


Hanya saja, kata Ijeck lintasan aspal lebih fokus pada mempertahankan kecepatan dan titik penginjakan rem saat melaju kencang kendaraan, khusus pembatas jalan beberapa tikungan tajam di lokasi lintasan track terpantau sangat dekat dan terlalu rapat ditepian, pihaknya Waspadai Keselamatan Audience.


"Kalau aspal ini lebih menantang yang Gravel . Aspal ini track tidak akan berubah. Tinggal kita racing line dan titik remnya. Tidak seperti jalan tanah, tapi memang punya kesulitannya masing-masing, khusus pembatas jalan beberapa tikungan tajam di lokasi lintasan track terpantau sangat dekat dan terlalu rapat ditepian, pihaknya Waspadai Keselamatan Audience," jelasnya.


Dua SS telah diselesaikan Ijeck bersama dengan navigator. Sisa dua SS akan dilanjutkan pada Minggu 12 April 2026. Ijeck berharap dapat lebih menguasai lintasan untuk menempatkan namanya di podium sebagai yang tercepat.


Ijeck berharap, kegiatan seperti terus terlaksanakan di Provinsi Sumatera Utara. Sebab, balapan ini banyak gemari oleh para pereli dari luar Provinsi Sumatera Utara. Sehingga, hal tersebut dapat memberikan hal baik bagi Provinsi Sumatera Utara.


"Saya berharap kegiatan ini semakin banyak di Sumut. Karena dapat mengundang semakin banyak orang untuk menonton. Apalagi kalau kejuaraan nasional atau pun internasional, penonton juga datang dari luar negeri," ungkapnya. (Red/Ws)

Leave A Reply