MEDAN \||/ SUMATERA UTARA, WARTAONE.CO.ID — SMA Negeri 2 Medan resmi memulai perhelatan Smandu Fair 2026 sebagai ruang ekspresi bagi para siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka. Acara tahunan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 1 hingga 2 April 2026 ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah I Sumatera Utara, David Eltom Nainggolan, pada Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini menyuguhkan berbagai agenda menarik yang dirancang untuk mengasah kemampuan non-akademik siswa. Berdasarkan catatan wartawan di lokasi, rangkaian acara meliputi kompetisi kreativitas, festival band antar-pelajar, hingga bazar UMKM yang memamerkan produk kuliner hasil karya siswa maupun pelaku usaha lokal.
Kepala SMAN 2 Medan, Drs. Marsito, menyambut hangat kehadiran para tamu undangan dan mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang terlibat. Ia menekankan bahwa Smandu Fair kali ini merupakan edisi kedua yang berhasil diselenggarakan dengan suasana yang sangat meriah.
“Alhamdulillah kegiatan Smandu Fair ini dapat kembali terlaksana dengan meriah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini berjalan sukses,” ujar Marsito dalam sambutannya.
Dukungan terhadap pengembangan karakter siswa juga datang dari pihak sekolah. Juniarty L Tobing., selaku Ketua Panitia Smandu Fair 2026, mengatakan kegiatan Smandu Fair SMAN 2 Medan ini menjadi agenda tahunan mengingat pentingnya acara ini sebagai instrumen pendidikan yang melampaui sekadar hiburan semata.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Smandu Fair ini menjadi agenda tahunan. Smandu Fair bukan hanya ajang kreativitas dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kerja sama, serta mengekspresikan diri secara positif,” kata Juniarty L Tobing.
Meskipun cuaca di Kota Medan sempat diwarnai hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta dan pengunjung yang hadir. Awak media melaporkan bahwa area sekolah tetap dipadati oleh siswa dari berbagai sekolah di Sumatera utara serta para orang tua yang ingin menyaksikan penampilan putra-putri mereka secara langsung.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Danyon Paroko Letkol Jhon Heriansyah Siregar beserta jajaran Persit, serta perwakilan guru dari berbagai satuan pendidikan di Sumatera Utara. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan luas terhadap pengembangan potensi remaja di bidang seni dan ekonomi kreatif.
Penyelenggaraan Smandu Fair 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga memperkuat posisi SMAN 2 Medan sebagai institusi pendidikan yang mampu mencetak lulusan unggul, baik secara intelektual maupun keterampilan sosial. Melalui interaksi di bazar dan kompetisi, siswa belajar mengenai manajemen risiko, komunikasi publik, dan sportivitas yang menjadi modal penting di masa depan. (Red/Ws)


