-->



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


MEDAN ||| SUMATERA UTARA, WARTAONE.CO.ID - Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (Gempet-SU) desak Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effndi tangkap pemilik 2 pangkalan gas yang kedapatan mengopolos dari gas subsidi tabung 3 Kg ke tabung 12 Kg Non Subsidi.


Hal itu diungkapkan Ketua GEMPET-SU Rasyid Habibi Daulay dan juga Bendahara PC PMII kota Medan saat ditemui wartawan pada 12 Agustsus 2023, Ia menjelaskan beberapa ganjalan terhadap proses penindakan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Sumut .



Salah satu kejanggalannya disebutkan Rasyid yaitu belum ditangkapnya para pemilik pangkalan yang ditangkap Polda Sumut yang berlokasi di Jalan Sei Kapuas Medan Sunggal dan Jalan Mesjid Dusun V Desa Payageli Sunggal Deli Serdang.


"Mafia- mafia gas seperti di dua tempat itu harusnya ditangkap, jangan hanya karyawannya saja yang ditangkap," Ujar Rasyid.


Tak hanya itu Rasyid juga meminta Kapolda Sumut untuk betul - betul serius menangani kasus pengoplosan ini, karena akibat ulah para mafia ini gas tabung 3 Kg bersubsidi untuk masyarakat miskin menjadi langka.


"Kita patut mengacungi jempol kepada Kapolda Sumatera Utara terkait gas namun kami menganggap Polda Sumatera Utara tidak serius , sebab kami menduga praktik ilegal inilah yang menyebabkan Gas Subsidi untuk masyarakat miskin," Ucap Rasyid.


Rasyid juga menyoroti video kecelakaan viral yang beredar di media sosial, dimana truk warna kuning tanpa logo Pertamina terguling mengangkut tabung gas non subsidi di Kabupaten Pidie Aceh.


"kalau ini dibiarkan bisa gawat, tadi kami dapat informasi truk Seri plat "BK" terguling di Kabupaten Pidie Aceh isinya tabung gas non subsidi," ujar Rasyid


Dirinya pun meminta kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk mengusut, tabung - tabung tersebut berasal dari mana.


"Pertamina harus usut juga kecelakaan itu , apakah truk yang mengangkut tabung gas itu milik Pertamina, setahu kami tabung-tabung itu harusnya diangkut oleh truk Pertamina itu sendiri, biasanya berwarna merah berlogo Pertamina," Ucap Rasyid.


Ketua Gempet-SU Rasyid Habibi Daulay pun berencana melakukan aksi untuk mendorong para Aparatur Penegak Hukum untuk serius menangani kasus ini, juga mendorong Pertamina Patra Niaga untuk mengusut kecelakaan truk di Kabupaten Pidie yang membawa tabung gas non subsidi.


"Kita akan secepatnya melakukan aksi mendesak Kapolda Sumut untuk lebih serius menangani mafia gas ini, juga meminta Pertamina mengusut Truk yang kecelakaan itu apakah milik Pertamina" pungkas Rasyid.


Sebelumnya Polda Sumut melakukan Penggerebakan dijalan Sei Kapuas Medan pada hari Kamis, 27 Juli 2023 malam.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid-Humas) Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menyebutkan, dalam penggerebekan itu tiga orang diamankan saat melakukan aktivitas pengoplosan dari tabung LPG subsidi 3 kilogram ke 5,5 dan 12 kilogram.


“Tadi malam, Ditreskrimsus dan Polrestabes Medan bersama melakukan pengungkapan tindak pidana minyak dan gas bumi,” ujar Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi didampingi Dirreskrimsus Polda Sumut, Teddy John Sahala Marbun dan Pejabat Sementara (PS) Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa di lokasi penggerebekan pada hari Jumat, 28 Juli 2023.


Dalam penggerebekan itu, Polisi sudah menetapkan 3 orang tersangka, namun BSS yang disebut-sebut sebagai pemilik masih belum berhasil ditangkap.


Yang terakhir Polda Sumut melakukan Kembali meringkus Pengoplos Gas di Jalan Mesjid Dusun V desa Payageli Kecamatan Sunggal Deliserdang pada Selasa 8 Agustus 2023.


Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Dirkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Teddy JS Marbun pada pers rilis di halaman Parkiran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kamis 10 Agustus 2023.


Meski sudah menetapkan 3 orang tersangka, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku sudah mengantongi identitas pemilik


“MN, RSB dan BM Sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami juga sudah mengantongi identitas pemilik kami terus melakukan pengejaran” Ucap Hadi. (Red)

Leave A Reply