PT. Kino Indonesia Tbk Bagikan Dividen

Wartaone ,Jakarta– Rabu, 25 Mei 2016 Perusahaan consumer goods PT Kino Indonesia Tbk yang telah berdiri sejak tahun 1991 mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPS  tahun buku 2015 yang diselenggarakan di hotel Ritz Carlton – Pasific, SCBD, Jakarta.

RUPS Tahunan ini merupakan kali pertama bagi perseroan setelah tercatat saham KINO di IDX pada desember 2015. Terdapat 6 (enam) mata acara rapat yang dibicarakan dan diputuskan dalam RUPST, antara lain : persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun buku 2015 dan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2015, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya ( acquit et de charge ) kepada dewan komisaris dan direksi perseroan atas tindakan yaitu;

  1. pengawasan dan pengurusan dalam tahun buku 2015.
  2. penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2015.
  3. laporan dan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum saham perdana.
  4. penunjukan kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2016.
  5. pemberian wewenang untuk menetapkan honorarium Akuntan publik serta persyaratan lainnya.
  6. pengangkatan dan/atau perubahan susunan anggota Dewan Komisaris.

Sampai dengan tanggal 31 Maret 2016 perseroan telah menggunakan dana hasil IPO sebesar Rp 182,3 Miliar untuk modal kerja dan sebesar Rp 4,6 Miliar untuk belanja modal. Dengan demikian sisa dana hasil IPO yang belum digunakan sebesar Rp 609,4 miliar .

“ Kami sangat bangga dengan kinerja saham KINO di BEL, dibuktikan dengan harga saham KINO yang cukup stabil dan cendrung naik dari awal pencatatan saham seharga Rp. 3.800,- pada tanggal 11 desember 2015 menjadi Rp. 5.850,- pada penutupan tanggal 23 Mei 2016 ,” ujar Harry Sanusi selaku presiden Direktur PT. Kino Indonesia Tbk.

Dari empat segmen utama bisnis perseroan, segmen perawatan tubuh berkontribusi sebesar Rp. 1,7 triliun atau 47 persen dari total penjualan dan segmen makanan berkontribusi sebesar Rp 1,3 triliun atau sebesar 37 persen dari total penjualan dan segmen makanan berkontribusi sebesar Rp 563 miliar atau 16 persen dari total penjualan.

Sementara itu, jumlah laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali perseroan “Laba Tahun Berjalan  sebesar Rp. 263 miliar atau sebesar 7,3 persen dari total penjualan . jumlah ini meningkat 153 persen apabila dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar Rp 104 miliar.

Peter Chayson ,Direktur Keuangan PT.KINO Indonesia Tbk menjelaskan mengenai jumlah dividen tunai yang akan dibagikan oleh perseroan ”dari laba bersih tersebut perseroan bermaksud membagikan dividen tunai yaitu sebesar 20 persen dari laba bersih perseroan atau senilai RP. 52.857.145.500 atau setara dengan RP 37,- perlembar saham”.tuturnya

Perseroan juga telah menerima usulan dari pemegang saham yang memiliki atau mewakili 1/20 ( satu perdua puluh ) dari jumlah seluruh saham dengan hak suara, untuk melakukan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan, yaitu mengangkat Bapak Sidharta Prawira Oetama sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan yang baru.

Ke depan , perseroan berencana mengeluarkan sampai dengan 70 SKU baru ditahun 2016 serta terus melakukan perluasan jaringan distribusi.

Mengenai strategi kedepan Harry menambahkan, “perseroan meyakini bahwa sebagian keberhasilan usaha berasal dari kemampuan perseroan untuk mengindentifiasian atau menciptakan segmen pasar tertentu yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi berdasarkan pengetahuan perseroan mengenai tren, selera dan kebutuhan pasar lokal tersebut serta kemampuan perseroan dalam pengembangan produk, pengelolaan sampai dengan pendistribusian,”tutupnya.

[dede/akbar/rmp-red]

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.