Peluang Untuk Para Calon Kandidat Gubernur DKI Jakarta Semakin Terbuka

WartaOne, Jakarta- Lembaga survey politik indonesia (LSPI) menjelang pendaftaran bakal calon kandidat Gubernur DKI Jakarta untuk kedua kalinya dengan beberapa temuan penting dan menarik.

Dirilis hasil survey yang di lakukan oleh Lembaga survey Politik Indonesia (LSPI) di Hotel Sofiyan Tebet Jumat (02/09/16) di Jakarta yang dihadiri oleh para awak media.

Menurut teman LSPI Incumbent Basuki Tjahya Purnama menunjukan tren yang terus menurun, sementara para penantangnya ada kecenderungan meningkat dengan varian angka yang berbeda-beda.

Terjadi penurunan suara ektabilitas Gubernur Incumbent, seperti Ahok jika dibandingkan dengan survey LSPI sebelumnya. pada simulasi 4 nama calon Gubernur , Ahok dipilih 35%, disusul Yusril Iza Mahendra sebesar 30.4% Risma Harini 11.2% dan Sandiago Uno 5.8% dengan angka yang belum memutuskan sebesar 17.6% pada survey LSPI sebelumnya dengan simulasi 4 nama , Ahok mendapatkan 36.2% Yusril 28.6% Risma 9.4% dan Sandiago 3.1% Demikian pula data top of mint Ahok terus cenderung menurun sementara pendatang nya terus cenderung naik.

Beberapa alasan yang menjelaskan penurunan suara pihak incumben menurut pengakuan responden adalah banyaknya persoalan di DKI Jakarta yang dianggap tidak mampu diselesaikan, selain juga karena banyaknya kontroversi personaliti Ahok yang berkembang di media dan media sosial.

Sementara disisi lain, beberapa calon lawan Ahok yang dianggap potensial seperti Yusril, Sandiago, Risma, tidak mengalami kenaikan secara signifikan, seperti halnya Risma responden beralasan ketidakpastian PDIP dalam pencalonan Risma.

Jika pilkada terdiri dari tiga pasangan, maka potensi untuk terjadinya dua putaran sangat tinggi dan Ahok berpeluang untuk dikalahkan oleh lawan politiknya. (Noris/dd/rmp-red)

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.