Kerjasama Mentan & Buloq upaya sosialisasi bawang merah

Jakarta, WartaOne — Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Ditjen Holtikultura hari ini, Senin (16/5) membuka bazar pasar murah bawang merah berkualitas. Pengadaan bazar ini bertujuan untuk mempersiapkan kebutuhan bahan pangan dalam menghadapi bulan Ramadhan dan hari raya.

Pemenuhan bawang merah ini diharapkan bisa untuk memenuhi kebutuhan para pangsa pasar.

Bahkan dari Ditjen Holtikultura sendiri rela untuk memenuhi kebutuhan bawang merah. Untuk itu, didatangkan bawang merah dari 13 sentra yang meliputi dari Bima NTB, Jawa Timur yaitu meliputi Nganjuk, Jombang, Ngantang (Malang).

Ditjen Holtikultura, Dr. Ir. Spudnik Sujono Kamino M.M, mengatakan, “Dari petani kita beli dengan harga Rp.20.000 dengan harapan Bulog bisa menjual Rp. 25.000 dalam menghadapi  bulan ramadhan.”

Bahkan Spudnik sendiri telah menghitung secara teliti agar semua kebutuhan bawang merah dapat terpenuhi.

“Kalau saya hitung untuk tahap awal 23.000 ton. Jadi 12600 ton saja bisa untuk memenuhi satu bulan. Ini kita lakukan bertujuan agar tidak bisa dimonopoly,”lanjutnya.

kebutuhan Jakarta sendiri harus terpenuhi 35-40 truk perhari. Itu juga didistribusikan 70 truk per hari dengan rincian Pasar Induk 20 truk. Cibitung dan Tanah Tinggi masing-masing 10 truk. Banten 15, Bandung 15 total 70 truk jadi 240 ton.

“Biasanya Bulog kering askip karena 10 hari petani harus menghasilkan bawang merah kering. Langsung membeli ke petani. Tapi ini juga dari Perintah presiden agar semua harga turun. Strateginya untuk menetrasisasi pasar.

Jadi ini bisa sampai 240 ton per hari dan ini juga harus disalurkan. Tahap pertama ini penyerahan dari menteri pertanian ke Bulog,” pungkasnya.

[Obi/Akbar/rmp-red]

 

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.