Inspektorat Boyolali : Tidak Ada Perlindungan Bagi Kades Bermasalah

WartaOne, Boyolali- Selama 10 hari jadwal Ispektorat Boyolali melakukan pemeriksaan di Desa Sampetan, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, untuk menindaklajuti adanya indikasi penyelewengan dan pemalsuan Laporan pertangung Jawaban (LPJ) Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2014.

Pemeriksaan yang dilakukan Ispektorat bisa dibilang kejar tayang karena sebelumnya dugaan kasus tersebut sempat tertidur selama 3 bulan, setelah kejaksaan Negeri mulai bergrelia barulah Ispektorat melakukan pemeriksaan secara kedinasan.

Dalam surat perintah yang dibuat Ispektorat untuk melakukan pemeriksaan selama 10 hari di Desa Sampetan, terbilang dari tanggal 1 sampai 10 Juni. Setelah selesai melakukan pemeriksaan hasil tersebut akan diserahkan kepada Bupati Kabupaten Boyolali Seno.

Sayangnya saat dikonfirmasi Kepala Inspektorat Kabupaten Boyolali Widodo, tidak berada di kantor hingga berita ini diterbitkan Widodo belum dapat di konfirmasi, namun menurut salah satu staf yang tak mau disebut namanya, “Desa Sampetan saat ini masih dalam pemeriksaan dan hasilnya akan diserahkan ke orang nomor satu di Boyolali.”Sabar mas masih dalam pemeriksaan,”ujarnya singkat.

Sedangkan menurut salah satu perangkat Desa Sampetan Kadus III Kardi, Ispektorat sudah melakukan pemeriksaan atas pekerjaan ADD TA 2014-2015, dan langsung turun melihat pekerjaan yang ada,”Sudah turun bahkan pemeriksaannya angaran 2014 dan 2015, terakhir mereka juga langsung cek pekerjaan di lapangan,”ujar kepada Wartaone Sabtu (11/6).

Saat ditanya apakah Ispektorat pernah mengatakan sesuatu atas hasil pemeriksaannya, “Kardi, Tidak hanya saja salah satu pegawai Inspektorat mengatakan tidak ada perlindungan untuk Kepala Desa yang salah dan untuk hasilnya akan dilaporkan ke Pak Bupati untuk memberikan sanksi, katanya sanksinya bisa Surat Peringatan, Skorsing hingga Pemecatan,”ujar Kardi meniru perkataan salah satu pegawai Inspektorat.

Sepuluh haripun sudah berlalu saatnya masyarakat menunggu apa yang akan dilakukan orang nomer satu di Boyolali Seno Samudro, Keputusan Bupati yang akan menentukan semuanya apakah pemerintah akan bertindak tegas atau sebaliknya memberikan ampunan yang dinilai publik lemah atas kebijakan. (Rici/Takim/rmp-red)

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.