Dua Pembunuh WNI di Hong Kong Pernah Ingin Bunuh Diri

WartaOne, Jakarta- Seorang mantan pacar Rurik Jutting, 29 tahun, tersangka pembunuh dua warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong, hari ini mengatakan mantan bankir asal Inggris itu pernah ingin bunuh diri karena tidka tahan tekanan kerja.

Kekasih Jutting itu mengungkapkan, pria mengaku psikopat sinting itu mengalami masalah keuangan dan sejumlah masalah lain saat bekerja di Bank of America Merrill Lynch, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (4/11).

“Tiap kali bertemu dia selalu stres karena pekerjaan. Dia mengatakan punya masalah keuangan dan sejumlah masalah lain,” kata dia kepada Channel 4 News. “Oktober lalu dia mengatakan kepada saya, dia ingin bunuh diri.”

Dalam sidang pertama kemarin, Jutting didakwa atas dua pembunuhan setelah polisi menemukan dua mayat di dalam apartemennya pada Sabtu dini hari. Salah satu korban dimutilasi dan mayatnya disimpan di dalam sebuah koper.

Tiga hari lalu, saat perayaan Halloween, Jutting menulis status di laman media sosial Facebooknya: “Uang memang bisa membeli kebahagiaan.” (rmp/mdk)

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.