11 Orang Terkait Kasus Kerusakan Lingkungan Garut Diperiksa POLISI

WartaOne, Garut Polda Jawa Barat melakukan pemeriksaan pertama terhadap 11 pihak terkait kasus dugaan kerusakan lingkungan di Kabupaten Garut, yang diduga menjadi penyebab bencana banjir bandang hari ini sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kira-kira jam 11 lah. Sesuai dengan jadwal pemanggilan dilakukan hari ini. Untuk jumlahnya kira-kira ada 11 pihak terkait yang akan kita panggil pertama,” kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jabar, AKBP Diki Budiman, di Mapolda Jabar, Kamis (6/10/2016).

Dari 11 pihak yang dipanggil terdiri dari perseorangan dan perusahaan yang melakukan kegiatan komersil di kawasan hulu Sungai Cimanuk, serta perwakilan instansi Pemerintah Daerah yang menerbitkan izin alih fungsi lahan. Status mereka semua saat ini masih sebagai saksi.

Polda Jabar menilai keterangan dari para saksi dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana alih fungsi lahan berdampak pada kerusakan lingkungan yang akhirnya memicu banjir bandang dan tanah longsor.

Ada Resort di Tengah Hutan Lindung

Investigasi sementara Dit Reskrimsus Polda Jabar menemukan empat wilayah hulu Sungai Cimanuk terindikasi rusak akibat alih fungsi lahan. Perubahan fungsi lahan yang ditemukan antara lain perkebunan sayur mayur, teh, hingga resort pemangkuan hutan (RPH) untuk kawasan wisata komersial.

“Bagian hulu yang rusak yakni wilayah tersebut Gunung Papandayan, kebun teh di wilayah Pamagetan, RPH Mandalagiri, dan kawasan pegunungan Darajat di Pasirwangi, Kecamatan Samarang‎,” ungkap Diki.

Berdasarkan hasil investigasi yang sama, ditengarai ada tiga undang-undang yang dilanggar dalam kasus alih fungsi lahan hutan di hulu Cimanuk itu. Polda Jabar juga akan menelusuri siapa yang mengeluarkan izin untuk alih fungsi lahan dari pihak eksekutif.

“‎Memang kan banyak yang dijadikan perkebunan warga, bahkan ada sejumlah kawasan wisata yang berdiri di sekitar kawasan hutan lindungnya. Sesuai fakta ada tiga undang-undang yang dilanggar pertama lingkungan hidup, kedua kehutanan, ketiga korupsi,” tandas perwira berpangkat melati dua itu.

Kerugian Banjir Garut Capai Rp 158 Miliar

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Garut mencatat kerugian akibat bencana banjir bandang Sungai Cimanuk mencapai Rp 158 miliar hingga kemarin.

iCloud Login – the complete guide to iCloud login and to iCloud with news, updates and how to information for the Apple iCloud service. Click for iCloud tips. iCloud Drive Sign in: we Guide you Create iCloud.com Account. Easy Steps to Backup Your Storage in iCloud Drive & iCloud Download on your iOS Devices

Angka kerugian itu masih sementara dan dimungkinkan akan bertambah karena masih ada kerugian-kerugian yang belum dihitung.

“Jumlah kerugian ini sifatnya masih sementara kalau angka pasnya sekitar Rp 158.464.000.000. dan dihitung dari aspek kerusakan, seperti infrastruktur Jalan, Jembatan, Irigasi, Sekolah, Rumah Sakit, Rumah Penduduk dan sebagainya,” kata Sekretaris Bappeda Garut Agus Ismail, dikutip dari laman Humas Pemkab Garut.

Subscribe

Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, hanya di WartaOne.co.id

No Responses

Comments are closed.